Showing posts with label sigur ros. Show all posts
Showing posts with label sigur ros. Show all posts

Monday, January 16, 2012

scandinavian POLLING

Aku mau cerita...

Begini ceritanya...

Pagi buta ini, saat sedang mengerjakan artikel ini dan itu, tiba-tiba timeline riuh. Sebuah promotor bernama Modjolive (@Modjolive) sedang berencana membuat gig musik Skandinavia. Cek ombaklah dia dengan bikin polling. And you know what : 2 kandidat teratas adalah MEW dan SIGUR ROS.

Apa yang lo rasa sih?

Ya sih, polling ini belum tentu berarti apa-apa. Tapi demi melihat panasnya timeline, yang dibahas adalah yang sama-sama pengen lo tonton, satu kubu berusaha menjatuhkan kubu yang lain... Apeu lah. Mana ada temen yang tega-teganya ngebandingin Mew dan Sigur Ros lagi. Ish! 

Mew dan Sigur Ros tidak saling mensubstitusi.
They're special with their own way.
Bisa lo ngebandingin Star Wars dan The Lord of The Rings?
Ngga kan? Kan? Kan?
Hhhhhhhh.

Maafkan saya kalo dirasa berlebihan.
Saya cuma ngerasa ngilu.
NGILU, pemirsa.    

Thursday, September 29, 2011

humming : Jonas Bjerre for SKYSCRAPER

Ada sebuah album yang, kalau orang Jawa bilang sih : tombo kangen, obat kangen gitu. Kangen sama Mew dan materi barunya. Meskipun semua lagunya juga ngga ngebosenin buat diputer lagi dan lagi, sih. Cuma kalo ada yang baru kan intriguing juga.



Nah karena itulah, hadirnya album ini, album OST. Skyscraper ini 15 Agustus lalu, ditunggu-tunggu banget sama para frengers. Ditunggu-tunggu soalnya single pertamanya, Kids Don't Fight, udah nongol sejak Februari. Skyscraper adalah sebuah film Denmark (yang sepertinya tidak rilis worldwide), yang seluruh lagu dalam album OST.-nya ditulis dan dinyanyikan sama Jonas Bjerre himself. Mbak Becky Jerret yang dulu ikut nyanyi di lagu Symmetry, kali ini ikut duet lagi di lagu berjudul Edith. Miss Agnete Hegelund, the so called pacarnya Jonas (KRAK! *suara patah hati*) juga ikut sumbang suara di lagu Twins. Oh ya, yang di atas itu adalah videoklip pertama dari si album. Si Kids Don't Fight entah kenapa malah belum dibikinin videoklipnya.

Tentang albumnya, menurutku semua lagunya enak. Enjoyable. Dreamy seperti Mew, tapi dengan mood yang jauh lebih ringan dan ceria. Seperti berjalan di padang rumput sehabis hujan, mendung masih menutup matahari, tanah basah di bawah kaki, tercium petrichor, sambil makan gula-gula kapas. Plus, kebetulan sekali nama filmnya Skyscraper. SKYscraper. SKY. SKY. Well, uhuk, oke saya mulai lepas kendali. Kembali pada albumnya. My personal favourite is : Colours (Slide version). Cuma instrumental 1 menit 25 detik. Tapi saat mendengar itu, rasanya... Everything is just possible. Mas Jonas, kamu gila. Kamu bikin saya gila.

Oh ya speaking of mas Jonas going solo, kemarin seorang teman membandingkan Jonas dengan Jonsi, vokalis Sigur Ros yang juga punya proyek-proyek solo. Katanya, Jonas lebih jenius dari Jonsi. Di situ aku ngga setuju. Man, itu bukan comparison apple to apple. Mew and Sigur Ros, Jonas and Jonsi, they perfectly fit for different kind of mood. Agak sotoy? Biarin. Namanya juga fangirling. Fufufu.

Now if you will excuse me, saya ada janji buat berjalan di padang rumput sehabis hujan, mendung masih menutup matahari, tanah basah di bawah kaki, tercium petrichor, sambil makan gula-gula kapas :D 

Wednesday, August 17, 2011

over midnite VONLENSKA

Cerita ini terjadi sekitar.. umm, 2 tahun yang lalu? Agak lupa. Pokoknya satu dari banyak perjalanan bulak-balik Semarang-Jakarta ngejabanin wawancara dan tes. Seperti biasa aku naik kereta malam Kamandanu (yang harga, kenyamanan dan jamnya pas, sayang sekarang udah ngga ada, huks) dengan mindset yang seperti biasa juga : duduk, not in a chatty mode, pake headset, tidur atau baca buku. 

Ternyata malam itu beda. Di sebelahku duduk seorang mas-mas yang... ganteng gak ya? Kayanya sih pas aja, ngga berlebihan : rambut acak-acakan, sneakers, ransel, jaket klub sepakbola dan senyum yang jenaka. Bermula dari obrolan di gerbong restorasi sambil ngecharge hp, later I know kita seumuran, kita dari kampus yang sama tapi beda fakultas, dia kenal beberapa temanku dan dia ke Jakarta juga buat ngejabanin panggilan kerja. 

Menjelang tengah malam, dia bilang ngantuk. Trus dia pamit tidur dan siap-siap muter MP3 player. Katanya, mau dengerin 1 lagu Sigur Ros, lullaby-nya dia yang never failed bikin dia tidur tenang. Hihihi lucu ya? Waktu itu aku bilang udah kenal Sigur Ros, tapi belum eksplor lebih dalam, cuma tau 1-2 lagu aja. He said, "Ah, too bad, try listening to this one". Dia memberikan sebelah earphonenya padaku. Olsen Olsen pun mengalun.
 

It was over midnite. I can't saw anything outside the windows. Lights in train was dimmed. The stranger beside me drifted to sleep. I was on a certainty, went to the unfamiliar city. But when I heard nothing but rail clanking and Jonsi humming, it was... Calming.

And ever since, I'm officially into Sigur Ros.   

ps :
Ow, tidak ada romantisme yang terjadi antara saya dan si mas, kita berpisah gitu aja di Gambir. Apa boleh buat, soalnya ini bukan drama Korea :D

ps ps :
Ow and for you who dig Sigur Ros too.. Good news! It's been said, INNI, second live film (after the Heima, which we saw part of it above) will be released in November 2011. Wowowow. Can't wait.

Thursday, April 28, 2011

color SENSE

Hari ini aku dapet tugas nyari dan ngereview film pendek. Review singkat banget aja sih. Tapi fun, karena yeah, membuatku jadi harus nonton film. Mencari makna filmnya (yang kebanyakan tersirat, bukan tersurat), lalu mencari kata-kata yang mewakili feel filmnya. Somehow it reminds me of the radioshow I'd once run. Good old time. Dan, film gitu lho. Siapa yang ngga suka?

Uhm, kembali ke tugas mencari film pendek hari ini. Banyak yang bagus, tapi karena tema yang dicari spesifik, jadi begitu gelagatnya ngga sesuai, langsung skip. But then I stumbled upon this film. Bed musiknya langsung ngena. Dan aku berhenti, menontonnya sampai selesai. It's Gong by Sigur Ros! (see, bahkan judul filmnya pun Gong).


Disutradarai sama Eric Lerner, sebenernya si Gong ini adalah film tahun 2008. Premisnya menarik, tentang sebuah alat yang bisa membaca perasaan kita dan menerjemahkannya dalam warna. Gaya handheld kamera dan subtitlingnya juga bikin tambah menarik. Cuma menurutku endingnya kurang witty. Ya kan? Kan? Uhm, maap, mungkin hanya sayah.. :p

Sementara dari segi lagu, Gong tidak menggunakan lirik Icelandic, tapi Hopelandic, yaitu bahasa yang ga punya makna, cuma ngomyang ala Sigur Ros aja. Cuma feelnya lagu ini emang sedih. Some people said it's about saying goodbye. Ah. Whatever it is, Sigur Ros' ethereal, that is.

Tuesday, November 24, 2009

the Victory Rose

Telat ya saya?

Years ago udah ada temen yang ngenalin this sinting Icelandic band. Tapi emang ngekliknya baru sekarang. And yes, albumnya yang lama-lama emang terasa lebih ambient. Solemn. With a little touch of fantasy (lemah saya sama yang fantasi-fantasi begini)... Janjinya album barunya akan kembali menjadi lebih slow, with less noise.

Parah deh enaknya.




Ágætis Byrjun

Bjartar Vonir Rætast
Er Við Göngum Bæinn
Brosum Og Hlæjum Glaðir
Vinátta Og Þreyta Mætast
Höldum Upp Á Daginn
Og Fögnum Tveggja Ára Bið
Fjarlægur Draumur Fæðist
Borðum Og Drekkum Saddir
Og Borgum Fyrir Okkur
Með Því Sem Við Eigum Í Dag
Setjumst Niður Spenntir
Hlustum Á Sjálfa Okkur Slá
Í takt við tónlistina
Það Virðist Enginn Hlusta
Þetta Er Allt Öðruvísi
Við Lifðum Í Öðrum Heimi
Þar Sem Vorum Aldrei Ósýnileg
Nokkrum Dögum Síðar
Við Tölum Saman Á Ný
En Hljóðið Var Ekki Gott
Við Vorum Sammála Um Það
Sammála Um Flesta Hluti
Við Munum Gera Betur Næst
Þetta Er Ágætis Byrjun

-----

A Good Beginning

Bright hopes come true
as we walk downtown
smiling and laughing happily
friendship and exhaustion collide
we celebrate the day,
a two year wait,
a distant dream is born
we eat and drink till we’re full
and pay for ourselves
with everything we have for the day
we sit down excited
listen to ourselves play in
rhythm to the music
no one seems to listen
this is completely different
we lived in another world
where we were never invisible
a few days later
we speak again
but the sound wasn’t good
we were all in agreement,
in agreement about most things
we’ll do better next time
this is a pretty good beginning....

Saturday, October 31, 2009

Really means something for me. Do you?



HOPPIPOLLA

Brosandi
Hendumst í hringi
Höldumst í hendur
Allur heimurinn óskýr
Nema þú stendur

Rennblautur
Allur rennvotur
Engin gúmmístígvél
Hlaupandi inn í okkur
Vill springa út úr skel

Vindurinn
Og útilykt af hárinu þínu
Eg lamdi eins fast og ég get
Með nefinu mínu

Hoppípolla
I engum stígvélum
Allur rennblautur
I engum stígvélum

Og ég fæ blóðnasir
En ég stend alltaf upp

Og ég fæ blóðnasir
Og ég stend alltaf upp


-----
(oh, here's the English translation)

JUMPIN INTO PUDDLES

Smiling
Spinning 'round and 'round
Holding hands
The whole world a blur
But you are standing

Soaked
Completely drenched
No rubber boots
Running in us
Want to erupt from a shell

Wind in
And outdoor smell of your hair
I hit as fast as I could
With my nose

Hopping into puddles
Completely drenched
Soaked
With no boots on

And I get nosebleed
But I always get up

And I get nosebleed
But I always get up